Valent Tuding Demo Mahasiswa Papua Di Kejagung Sebagai Demo Bayaran

0
384 views

Mimika, kupasnusantara.com – Valentinus Ulahaiyanan SH menilai aksi demo yang dilakukan oleh Forum Mahasiswa Papua Anti Korupsi Se – Jabodetabek di depan Gedung Kejagung RI sebagai demo bayaran, Kamis (13/10/2022).

“Demo itu tidak murni dari mahasiswa asal Mimika setelah diteliti ada juga mahasiswa dari kota lain seperti dari Serui, dan Jayapura dan mereka diduga di bayar 100 ribu. Itu namanya pembunuhan karakter kepada Pak JR (Johannes Rettob) sebagai Plt.Bupati Mimika”, ungkap Valentinus Ulahaiyanan SH saat berkomunikasi kepada awak media ini.

Valentinus menambahkan jika pihaknya memperbolehkan pendemo berteriak dan berbicara , tapi berlandas bukti karena jika tidak pihaknya mengancam akan menempuh jalur hukum.

Adapun demo yang dilakukan mahasiswa tersebut atas dugaan pengadaan pesawat dan helikopter yang dilakukan oleh Kadis Perhubungan Mimika Tahun 2015 yang saat ini menjabat sebagai Plt.Bupati Mimika yakni JR.

“Kasus Pesawat dan Helikopter sudah clear di Kejaksaan. Pemeriksaan kemaren itu tidak masuk dalam temuan hukum kata pihak Kejaksaan. Kenapa mereka mereka pergi demo..?? Sedangkan kasus korupsi di dunia pendidikan Mimika sudah 2 tahun di tetapkan sebagai tersangka tapi tidak di tangkap.

Dalam waktu yang sama, Kevin, yang juga anggota tim VK 88, menyatakan temuan pihaknya bahwa ternyata demo itu tidak murni aspirasi mahasiswa sejabodetabek. dan itu adalah pembunuhan karakter .

Diduga mereka sakit hati dengan bapak JR Plt, Bupati Mimika yang sekarang, kelompok yang selama ini bermain kotor didaerah ini, mereka tidak diam karena Plt. Bupati yang sekarang ini betul betul berjalan sesuai regulasi dan peraturan pemerintah yang ada.

“Kami sudah tau siapa yang mendanai demo, nota nota pembayaran ada dikami, mereka yang pegang spanduk didepan dibayar Rp. 100.000. tapi kami cinta damai maka biarlah akan di proses secara hukum,” tutup Valentinus SH.