Perdana Setelah Dilantik Wakil Bupati Nias Utara Ibadah Di Kampung Halaman

0
472 views

Nias Utara (kupasnusantara.com) – Wakil Bupati Nias Utara Yusman Zega A.Pi.,M.Si setelah dilantik resmi bersama Bupati Amizaro Waruwu S.Pd. oleh Gubernur Sumatera Utara pada tanggal 26 april 2021 di Medan beberapa hari yang lalu. Perdana Yusman Zega mengikuti ibadah di Gereja BNKP Jemaat Tugalamanu Resort 31 di Kampung halamannya Desa Hilisalo’o Kecamatan Sitolu’Ori Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara. ( Minggu 2/05/2021).

Wakil Bupati Nias utara bersama Staf Ahli Drs. Folo’o Harefa MM Asisten II Raradodo Waruwu SH dan Asisten III Yaadil Telaumbanua, SKM. Kepala Badan KesbangPol Daliwanolo Telaumbanua, SE dan Kadis Perhubungan Faozaro Zega, S.Pd. Juga turut hadir Ketua Tim Pemenangan Pasangan Aman ( Amizaro – Yusman)   Kecamatan Sitolu Ori Ediwan Zega bersama rekan- rekan.

Di kesempatan itu Wakil Bupati Yusman Zega menyampaikan Ucapan terimakasih banyak kepada semua pihak yang telah berjuang bersama kami. Kami Amizaro Yusman telah dilantik oleh Gubernur Sumatera Utara pada tanggal 26 April 2021 lalu di Medan. Kami teringat setelah dilantik hari itu kami berdua terasa terharu mengingat 3 bulan yang lalu saat-saat perjuangan untuk menjadi Bupati –Wakil Bupati Nias Utara, sejenak kami membayangkannya saat itu kami sedikit meneteskan air mata, ucap Yusman.

“ Untuk itu kepada kita semua jangan ada lagi perasaan lain , kepada yang belum ikut terlibat pada proses pemilihan kami, dikatakan, kita semua sudah terlibat, ujar Wakil Bupati Nias Utara.

Menariknya saat itu juga Wakil Bupati Nias Utara menyampaikan ilustrasi tentang sebuah kisah Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela dan seorang pemain music biola. Diterangkannya, Nelson Mandela dipenjara selama 27 tahun, dan kemudian tepatnya tahun 1994 terpilih sebagai Presiden. Di suatu kesempatan Presiden Mandela singgah di sebuah restoran, dan melihat seseorang di sudut restoran sedang makan. Saat itu Mandela memerintahkan ajudannya agar orang tersebut dipanggil. Sambil Ajudan mempersiapkan meja untuk makan bersamanya, orang yang dipanggil ternyata merasa ketakutan hingga keringat dingin. Melihat situasi tersebut ajudan menawarkan kepada Presiden Mandela untuk membawa orang tersebut ke Rumah Sakit. Walaupun menurut presiden sebenarnya orang itu memang tidak benar sakit.
Kemudian Presiden Mandela mengatakan bahwa orang tersebut adalah pegawai lapas saat saya sedang di penjara, dia begitu kejam dan dia memberikan air yang tidak bagus kepada saya.

Dari kisah tersebut Wakil Bupati menyampaikan ada nilai yang patut dicontoh dimana Presiden Mandela tidak merasa sakit hati kepada pegawai lapas tersebut, tapi malah orang yang bersangkutan tadi yang merasa bersalah dan ketakutan atas perbuatan yang ia lakukan sebelummnya, ujarnya.
Kita memuji Tuhan dengan berkat yang sudah kita terima secara pribadi yang luar biasa. Walaupun dengan perjuangan begitu sakit dan pahit tapi akhirnya kebahagiaan yang kita peroleh. Harapan kita kalau boleh kedepan Kecamatan Sitolu Ori bisa dijadikan sebagai Kecamatan Percontohan, harapnya.

Lebih lanjut dikatakan Kami berdua Amizaro Yusman termasuk pemberani. Karena kalau pemalu, takut sebelum datang masalah sedangkan pengecut takut pada saat datang masalah, tapi kalau pemberani takut setelah selesai masalah. Dalam hal ini Wabup mengatakan Pemilu telah selesai dan pelantikan telah usai, kami merasa takut bagaimana kami memenuhi janji-janji politik kami. Apalagi dengan masalah sekarang terkait refocusing anggaran sebesar 45 Miliar, belum lagi masalah utang daerah sebesar 105 Miliar rupiah, dan itulah yang sedang kami cari solusi demi kepentingan Kabupaten Nias Utara secara umum.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup meminta dukungan doa dari Bapak Ibu agar Tuhan selalu memberi kesehatan yang baik dalam menjalankan seluruh kegiatan pemerintahan di Nias Utara.

” Akhir kata kami menyadari manatau ada kesalahan-kesalahan selama perjuangan berupa perbedaaan pendapat atau gesekan-gesekan, kami memohon maaf. Mari sekarang satukan pikiran, satukan derap langkah membangun Nias Utara. Target kita 25 % orang miskin saat ini bisa diturunkan menjadi 12 % di tahun 2024, tandasnya.

Sesuai Informasi yang dihimpun awak media pada hari yang sama juga Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu S.Pd dan Keluarga bersama Wakil Ketua DPRD Nias Utara Noferman Zega SE dan Rombongan mengikuti Kebaktian di Kampung Halaman Bupati Nias Utara di Gereja Jemaat Fadoro Sa’ua Fadoro Kecamatan Afulu Kabupaten Nias Utara. ( F@mo T )