Bupati Nias Barat Buka Musrenbang RKPD Tahun 2020 Di Kecamatan Mandrehe

0
432 views

NIAS BARAT ( KUPAS NUSANTARA) – Bupati Nias Barat Faduhusi Daely S. Pd membuka secara resmi pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan ( Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah ( RKPD ) Kabupaten Nias Barat Tahun 2020 di Kecamatan Mandrehe.

Kegiatan Musrenbang RKPD Tahun 2020 di Kecamatan Mandrehe ini, Bupati didampingi sejumlah Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Pemkab Nias Barat diantaranya, Staf Ahli Drs. Turuna Gulo MM Kadis Kominfo Drs. Faigizatulo Halawa MM, Kadis Petekop Famili Daeli, SE dan Sekretaris Bappeda Rosedi Daeli SE.,MM. Camat Mandrehe Fatisokhi Hia S.Pd dan Sekcam bersama Jajaran Kantor Camat Mandrehe. juga dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Nias Barat Ir. Yasiduhu Gulo dan Drs. Abiyudin Waruwu. Turutjuga dihadiri mantan Sekda Nias Barat Zemi Gulo SH dan Pendeta BNKP Mandrehe Pdt. Saredi Mendrofa, S.Th. Danramil 08 Mandrehe Kapten Inf. Agustus Saragih dan mewakili Kapolsek Mandrehe.Serta dihadiri Para Kades, Kepala Sekolah SD, Kepala Sekolah SMP se Kecamatan Mandrehe. Para ASN / PTT Kantor Camat Mandrehe dan Para Tokoh Agama. Musrenbang RKPD ini berlangsung di Aula Paroki Salib Suci Mandrehe Nias Barat, selasa(12/02/2019 ).

Camat Mandrehe Fatisokhi Gulo dalam laporannya mengawali dengan mengekspos keadaan wilayah serta gambaran umum kecamatan mandrehe secara geografis. Dikesempatan itu Camat Mandrehe juga melaporkan seluruh perkembangan berbagai pembangunan di Kecamatan Mandrehe.

Sementara Bupati Nias Barat Faduhusi Daely, S.Pd mengawali arahannya dengan mengabsen/mengecek kehadiran para Kades, Kasek SD, SMP dan SMA yang hadir dalam acara Musrenbang tersebut .

Lebih lanjut Bupati Faduhusi mengatakan Musrenbang ini Merupakan forum komunikasi antar elemen masyarakat dan merupakan forum yang sangat penting dalam membicarakan mimpi kita di tahun 2020 kedepan.Menurur Faduhusi Mimpi (rencana) kita ini butuh proses dan kita dituntut sabar karena pembangunan itu memiliki tahapan-tahapan dan aturan serta mekanisme yang harus kita ikuti dan laksanakan, terang Bupati.

Bupati Nias Barat Faduhusi Daely S.Pd saat menyampaikan arahan sekaligus membuka pelaksanaan Musrenbang RKPD Kabupaten Nias Barat Tahun 2020 di Kecamatan Mandrehe. Dok/ Famo

Bupati mengatakan tahun ini merupakan tahun politik yang suhunya semakin menghangat. Walaupun sehangat dan sepanas apapun suhu politik kedepan ini , mari kita tetap menjadi penyejuk dan menjaga persaudaraan tetap utuh, harap Bupati .

Bupati juga menekankan agar para Kepala Desa diharapkan tetap menjaga netralitasnya serta mendukung penuh pelaksanaan pesta demokrasi 17-April -2019 nanti. Demikian juga bulan September 2019 nanti dimana Nias Barat menjadi tuan rumah pelaksanaan Ya’ahowu Nias Festival (YNF) tahun 2019. Saya berharap Kepada seluruh tokoh, kepala desa dan kepala sekolah , agar pelaksanaan event Pesta Ya’ahowu ini nantinya dapat berjalan sesuai dengan harapan kita bersama, ujar Bupati .

Sementara dalam sambutan mewakili Ketua DPRD Nias barat oleh Anggota DPRD Nias Barat Ir. Yasiduhu Gulo mengatakan bahwa Forum musrenbang hari ini merupakan agenda besar atau agenda terhormat dalam perencanaan seluruh pembangunan di wilayah Kecamatan Mandrehe. Dikatakan agenda seperti inilah waktu yang tepat untuk memikirkan dan menyusun berbagai item pembangunan sesuai skala prioritas kebutuhan di wilayah ini ,ujarnya.

Menurut Yasiduhu Kendala yang sering terjadi yang merupakan penghambat proses pembangunan selama ini adalah masalah pembebasan tanah/lahan dari pemilik tanah, untuk itu sangat diharapkan kesadaran kita semua agar pembangunan tersebut bisa berjalan dengan baik demi menunjang peningkatan perekonomian masyarakat, ungkap Yasiduhu Gulo.

Sebenarnya Impian kita lanjut Yasiduhu, ibukota Kecamatan Manderehe ini seharusnya menjadi Wilayah Kota kembar kedua ( Kota kedua) setelah Ibukota Kabupaten, karena dilihat dari perkembangannya atau dari sudut wilayah, sangat dekat ke Ibu Kota kabupaten, tentu impian kita ini dapat terwujud bila didukung serta adanya kesadaran masyarakat kita di wilayah, dalam menunjang berbagai sektor pembangunan, tandasnya.**

( FT- 01 )